Sejak pertengahan Oktober 2018, Yayasan Inklusif melakukan studi literatur tentang intoleransi dan radikalisme di Indonesia. Studi ini bertujuan memetakan berbagai kajian dan penelitian yang dilakukan berbagai lembaga baik pemerintah maupun OMS. Pemetaan tersebut kami anggap penting selain sebagai bahan untuk melihat sejauh dan sedalam apa kajian-kajian tentang kedua tema tersebut dilakukan, juga untuk melihat apa saja yang masih harus diperbaiki dan apa saja tantangannya.
Proses studi dilakukan dengan mengumpulkan berbagai hasil kajian baik dalam bentuk riset mendalam, survei opini publik, kajian pemantauan dan pengukuran maupun indexing. Selain itu juga dilakukan wawancara mendalam kepada beberapa peneliti untuk pendalaman tema tertentu. Kaji an ini juga mencoba memetakan diskursus apa saja yang menonjol terkait intoleransi dan radikalisme, siapa saja yang memainkan diskursus tersebut dan bagaimana dampaknya terhadap pembangunan opini publik. Guna mempermudah membaca tren diskurus dan aktor, kami menggunakan pendekatan Discourse Network Analysis (DNA) sebagai alat menganalisa diskursus dan aktor yang muncul.
Buku ini adalah laporan dari studi literatur tersebut.
Selengkapnya klik di sini


